Salatiga, binnews.id – Menindak Lanjuti Laporan warga pada senin(28/9), Pemkot Salatiga tunjuk Tim PPLH DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Salatiga, terkait laporan kebocoran BBM pada SPBU Osamaliki Salatiga.
Pelaksanaan Verifikasi dilapangan pada Rabu(30/9/26) di area sekitar SPBU Osamaliki(Sidorejo). Adapun hasil Verifikasi lapangan :
A. Tim PPLH DLH Kota Salatiga telah melakukan peninjauan lapangan dan pengambilan keterangan di lokasi.
B. Ditemukan fakta bahwa air sumur milik bengkel yang berada di dekat SPBU berbau Bahan Bakar Minyak (BBM).
C. Pihak SPBU Osamaliki menyampaikan bahwa telah terjadi kebocoran pada saluran dispenser BBM dan telah dilakukan perbaikan pada bulan Mei 2026.
D. Residu BBM yang telah terlanjur meresap ke dalam tanah sulit untuk dilakukan pembersihan secara tuntas.
Tindak Lanjut yang Telah Dilakukan:
Pihak SPBU Osamaliki telah melakukan pengurasan terhadap sumur-sumur warga di sekitar lokasi yang terdampak pencemaran.
Rekomendasi / Tindak Lanjut Ke Depan:
a. Mewajibkan pihak SPBU Osamaliki untuk melakukan pemantauan kualitas air tanah secara berkala di sekitar lokasi kebocoran.
b. Pihak SPBU agar melakukan koordinasi lebih lanjut dengan DLH terkait hasil pemantauan.
c. Melakukan pemantauan lanjutan oleh Tim PPLH DLH Kota Salatiga.
Disisi lain warga mengharapkan air kembali bersih dan tidak bernoda bahan bakar, jelasnya kepada Wartawan.
“Pada hari rabu(30/9) rombongan dari DLH sudah membuktikan kwalitas airnya, Tapi belum ada solusi dari pihak DLH, Gimana agar air kembali bersih tidak ternodai Bahan bakar, dan kita menunggu kepastiannya”, ujar Budi selaku warga yang terdampak.

















