Semarang, binnews.id – Aktivitas belajar mengajar di SDN Sendangmulyo 03, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mendadak terhenti setelah sebuah pohon tua tumbang dan menimpa bangunan sekolah pada Senin (27/7/2026). Berkat kesigapan para guru dalam mengevakuasi peserta didik, seluruh siswa berhasil diselamatkan sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Pohon berukuran besar tersebut menimpa ruang kelas 1A hingga menyebabkan atap bangunan ambrol. Selain ruang kelas 1A, sejumlah fasilitas sekolah seperti ruang tata usaha, ruang Pendidikan Agama Katolik, dapur, dan kamar mandi juga mengalami kerusakan pada bagian atap.

Kepala SDN Sendangmulyo 03, Kuntarti Endah Sarini, mengatakan insiden terjadi ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Menurutnya, guru yang berada di lokasi langsung bertindak cepat mengevakuasi seluruh siswa ke tempat yang aman.
“Saat kejadian proses pembelajaran sedang berlangsung. Guru-guru langsung mengevakuasi seluruh siswa ke ruang kepala sekolah sehingga semuanya selamat dan tidak ada yang mengalami luka,” ujar Kuntarti.
Ia menjelaskan, berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan, pohon yang tumbang diduga sudah berusia tua dan mengalami pelapukan pada bagian akar. Selain itu, terdapat bekas terbakar pada pangkal batang yang diduga turut melemahkan struktur pohon.
“Pohon tersebut memang sudah tua, akarnya rapuh dan pada bagian pangkal terdapat bekas terbakar. Kemungkinan itu yang menyebabkan pohon akhirnya roboh,” jelasnya.
Sebagai langkah penanganan sementara, kegiatan belajar siswa kelas 1A dipindahkan ke ruang kelas lain dengan sistem belajar bergantian agar proses pembelajaran tetap berjalan. Sementara itu, ruang kelas yang terdampak ditutup dan akan direhabilitasi setelah proses pembersihan serta perbaikan bangunan selesai dilakukan.
Pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Kota Semarang juga melakukan langkah antisipasi dengan mengosongkan ruang kelas di sekitar lokasi kejadian hingga dipastikan aman untuk digunakan kembali.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin terhadap pohon-pohon tua di lingkungan sekolah guna mencegah terjadinya insiden serupa serta menjamin keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik. (Hrd)

















