Indramayu — Sebuah video yang tengah viral di media sosial memperlihatkan seorang remaja di bawah umur menjadi korban dugaan penganiayaan oleh seorang yang diduga kuat merupakan pejabat daerah. Video tersebut diunggah oleh akun X @murthadaone1 dan dilansir juga oleh Kilat.com pada Rabu, 11 Juni 2025.
Dalam narasi unggahan, dijelaskan bahwa penganiayaan terjadi setelah seorang remaja, yang oleh warga disebut “Bolang”, melempar batu ke arah mobil berpelat merah yang dikendarai secara ugal-ugalan oleh seseorang yang diduga merupakan oknum pejabat. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari di kawasan Terminal Sindang, Kabupaten Indramayu.
“Bolang (korban) melempar mobil oknum diduga pejabat dengan batu karena merasa terancam dan terganggu dengan cara mengemudi yang ugal-ugalan oleh oknum tersebut,” tulis akun @murthadaone1.
Akibat aksi pelemparan itu, sopir dari kendaraan pelat merah tersebut disebut berputar balik dan mengejar remaja tersebut. Dalam video berdurasi singkat itu terlihat sosok yang diduga mirip Wakil Bupati Indramayu, Syaefuddin, bersama seorang sopir, terlihat melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Video yang telah ditonton lebih dari 14.000 kali itu memicu reaksi beragam dari warganet. Beberapa di antaranya mempertanyakan aktivitas pejabat yang berkeliaran di jalan pada waktu dini hari, sementara lainnya mengecam gaya berkendara para pengguna mobil dinas.
“Coba perhatikan, banyak mobil pelat merah itu larinya ugal-ugalan, zigzag. Gak tahu itu perintah boss untuk ngebut atau kemauan sang driver,” tulis akun @Budiyonotaslim3.
“Lagian ngapain pejabat keluyuran jam 2 dini hari? Kerja luar kota?” sindir akun lain, @AnggodoJosh.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu maupun pihak kepolisian. Publik mendesak agar peristiwa ini diusut secara tuntas dan transparan, mengingat dugaan kekerasan tersebut melibatkan anak di bawah umur serta oknum pejabat daerah.[red]











