Semarang, jum’at (31 januari 2025)
Di jalanan Kota Semarang yang ramai dan penuh hiruk-pikuk, seorang pria hampir berusia 50 tahun, San2, menjalani hidup dengan semangat tak kenal lelah. Meski hidup terus memberikan ujian, ia tetap gigih mencari rezeki untuk menghidupi keluarganya yang terdiri dari istri, empat anak, serta bapaknya yang menderita stroke ringan.
San2 adalah seorang mitra ojek online yang sudah lama bergabung dengan layanan Shopee Food dan Shopee Paket. Dengan sepeda motornya yang setia, ia menyusuri setiap sudut kota, mengantarkan pesanan makanan demi sesuap nasi bagi keluarganya. Namun, hidupnya berubah drastis sejak awal tahun 2025.
Miskomunikasi yang Mengubah Segalanya
Pada 3 Januari 2025, San2 diliburkan dari pekerjaannya sebagai mitra Shopee Paket. Keputusan itu terjadi akibat miskomunikasi dengan pimpinannya yang biasa disebut “Kapten.” Padahal pekerjaan tersebut selama ini menjadi salah satu penopang utama penghasilannya.
“Saya nggak tahu kenapa sampai ada miskomunikasi itu. Tapi saya tetap berharap bisa balik kerja di sana,” ungkap San2 dengan nada penuh harap.
Hilangnya penghasilan dari Shopee Paket membuat kehidupan San2 semakin berat. Meski demikian, ia tidak menyerah. San2 tetap bekerja sebagai mitra Shopee Food meski pendapatan dari pekerjaan tersebut jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang besar.
Tanggung Jawab Berat di Rumah
Di rumah, tanggung jawab San2 tidaklah ringan. Keempat anaknya masih sekolah, dan kebutuhan pendidikan serta biaya hidup terus meningkat. Sang istri selalu setia mendampingi dan mengurus rumah tangga, namun San2 tetap menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga.
Selain itu, kondisi kesehatan bapaknya, Pak Rus, yang menderita stroke ringan membutuhkan perhatian khusus. Meski tidak sepenuhnya lumpuh, Pak Rus tetap memerlukan bantuan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Kesehatan bapak naik-turun. Kadang saya bantu makan dan jalan, tapi saya juga harus kerja demi keluarga,” cerita San2 dengan mata yang tampak lelah.
Tidur Hanya 4-5 Jam Sehari
Demi mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, San2 rela mengorbankan waktu istirahat. Ia sering kali baru bisa tidur pukul 1 atau 2 dini hari setelah menyelesaikan pesanan terakhirnya.
“Saya tidur paling cuma 4 atau 5 jam sehari. Kalau nggak begitu, saya nggak tahu gimana nasib keluarga saya,” tuturnya lirih namun tetap penuh tekad.
Setiap pagi, ia kembali menyusuri jalanan Kota Semarang untuk mencari pesanan. Keringat yang bercucuran dan rasa lelah yang terus menghampiri tak pernah menyurutkan langkahnya demi melihat keluarganya tetap tersenyum.
Harapan yang Tak Pernah Padam
Meski hidupnya penuh tantangan, San2 tidak kehilangan harapan. Ia berharap pihak Shopee Paket dapat memberikan kebijakan yang memungkinkan dirinya kembali bekerja. Tambahan penghasilan dari pekerjaan tersebut sangat ia butuhkan agar dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.
“Saya nggak pernah malas kerja. Saya cuma ingin diberi kesempatan lagi buat bantu keluarga,” ujarnya dengan nada penuh harap.
Cinta dan Tanggung Jawab Sebagai Kekuatan
Kisah hidup San2 adalah cerminan nyata perjuangan seorang ayah dan anak yang tak kenal lelah. Ia adalah bukti bahwa cinta dan tanggung jawab kepada keluarga bisa menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menghadapi kerasnya hidup.
Di balik helm dan jaket oranye yang selalu ia kenakan, tersembunyi cerita pengorbanan yang mungkin tidak banyak orang tahu. Namun bagi istri, anak-anak, dan bapaknya, San2 adalah pahlawan sejati yang selalu hadir dengan cinta dan pengabdian tanpa batas.
Doa dan Harapan untuk Masa Depan
Langkah San2 yang penuh perjuangan adalah inspirasi bagi banyak orang. Ia mengajarkan bahwa meskipun hidup penuh dengan rintangan, harapan harus selalu dijaga.
Semoga Shopee Paket dapat memberikan kesempatan kedua bagi San2. Karena bagi pria yang gigih ini, bekerja bukan hanya soal mencari nafkah, tetapi juga bukti cinta dan tanggung jawab kepada orang-orang tercinta yang bergantung padanya.
Perjuangan San2 adalah pengingat bahwa di balik setiap roda motor yang berputar, ada kisah hidup yang penuh peluh, doa, dan cinta tanpa syarat.
(Hardi)











