Pada Minggu, 16 Februari 2025, pertandingan Liga 1 Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, berakhir imbang 2-2. Namun, usai pertandingan, terjadi kericuhan yang melibatkan suporter kedua tim di dalam dan sekitar stadion.
Kronologi Kejadian:
Setelah Pertandingan: Usai peluit akhir, sejumlah suporter terlibat aksi saling ejek yang memicu bentrokan fisik. Di gerbang utara stadion, seorang suporter menjadi korban pemukulan oleh sekelompok orang. Insiden serupa terjadi di tribun timur, di mana seorang suporter mengalami luka parah dan harus dievakuasi menggunakan tandu sebelum dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans.
Di Luar Stadion: Kericuhan meluas ke area luar stadion, terutama di depan kawasan wisata kuliner dan simpang Bekasi Cyber Park di Jalan Ahmad Yani. Suporter yang terlibat bentrokan melempar batu dan kayu, menyebabkan beberapa orang mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Korban Luka: Pantauan di lokasi mencatat sedikitnya empat orang mengalami luka-luka akibat amukan massa di sekitar stadion. Mayoritas korban mengalami cedera di bagian wajah dan langsung mendapatkan perawatan medis.
Penanganan Aparat: Ratusan personel gabungan dari kepolisian dan aparat keamanan dikerahkan untuk membubarkan massa dan mencegah kericuhan lebih lanjut. Polisi menahan puluhan orang, dengan 22 di antaranya diduga sebagai suporter yang terlibat dalam kerusuhan.
Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, mengkritik pengelola Stadion Patriot Candrabhaga atas insiden ini, menuding adanya kelalaian dalam pengelolaan keamanan yang seharusnya dapat mencegah kericuhan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Stadion Patriot Candrabhaga telah berangsur kondusif.











