ADVERTISEMENT
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
BIN NEWS
  • Kota Semarang
  • Jawa Tengah
  • Internasional
  • Polri
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Tokoh
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
BIN NEWS
ADVERTISEMENT
Home News

Kepala BGN Ungkap Penyebab Utama Kasus Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Redaksi by Redaksi
23/09/2025
in News
0
Kepala BGN Ungkap Penyebab Utama Kasus Keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, binnews.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana akhirnya buka suara terkait kasus keracunan yang menimpa sejumlah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah. Insiden tersebut menimbulkan perhatian publik karena program ini sejatinya ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.

Menurut Dadan dalam pernyataan yang dipublikasikan pada 18 September 2025, terdapat dua faktor utama yang paling sering menjadi penyebab insiden keracunan tersebut. Pertama, banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang baru mulai beroperasi. Kedua, adanya pergantian pemasok bahan baku (supplier) yang tidak semuanya siap memenuhi standar keamanan pangan.

Related posts

Hukum Tumpul ke Kiri, Tajam ke Kanan. Kasus Saling Lapor di Nias Menjadi Sorotan publik

Hukum Tumpul ke Kiri, Tajam ke Kanan. Kasus Saling Lapor di Nias Menjadi Sorotan publik

16/04/2026
Polres Padanglawas Diduga Tebang Pilih Kasus

Polres Padanglawas Diduga Tebang Pilih Kasus

14/04/2026

“SPPG yang baru berdiri biasanya langsung melayani dalam skala besar, puluhan hingga ribuan porsi. Padahal mereka butuh waktu untuk adaptasi dan memastikan SOP benar-benar dijalankan. Karena itu kami menyarankan agar SPPG baru memulai secara bertahap,” kata Dadan, jum’at (18/9).

Ia juga menyebutkan, bahwa kasus-kasus keracunan terjadi misalnya di Maluku Barat Daya, setelah adanya pergantian supplier bahan baku. Beberapa supplier yang baru dipakai belum terbiasa dengan standar pengolahan, penyimpanan, atau distribusi dalam skala besar, sehingga kualitas pangan bisa terganggu.

Investigasi dan Langkah Mitigasi

BGN bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta dinas kesehatan setempat, telah melakukan investigasi dengan mengambil sampel makanan dan bahan baku dari dapur SPPG di wilayah yang terdampak. Hasil uji laboratorium akan memastikan sumber kontaminasi secara akurat.

Selain itu, sejumlah langkah mitigasi yang sedang atau telah diterapkan:

SPPG baru wajib memulai secara bertahap, melayani jumlah sekolah yang terbatas sebelum memperluas cakupan.

Penguatan standar operasional (SOP) termasuk penyimpanan, pengolahan makanan, distribusi, dan kebersihan lingkungan dapur.

Peningkatan pengawasan terhadap supplier agar memenuhi standar keamanan pangan.

Penangguhan sementara kegiatan SPPG yang terlibat dalam kasus sampai investigasi selesai.

Penetapan target “zero incident”, agar tidak ada lagi kasus keracunan di masa mendatang.

Data Kasus

Sampai publikasi pernyataan pada 18 September 2025, kasus keracunan MBG di berbagai daerah sudah didalami dan terbukti melibatkan banyak siswa.

Di Kota Bandung Barat misalnya, tercatat sebanyak 352 siswa terdampak keracunan makanan MBG.

Pentingnya Program MBG dan Tantangan

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional di bidang gizi dan pendidikan, karena bertujuan memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi seimbang tiap hari. Namun, seperti terlihat dari kasus-kasus terakhir, tantangan operasional dan mutu keamanan pangan tetap harus ditangani dengan serius.

(Red)

Previous Post

Ditresnarkoba Polda Sumut Tangkap Nelayan Jaringan Antar Negara

Next Post

Menkeu Purbaya: Pemerintah Tidak Akan Tambah Utang Terlalu Besar, Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi

Next Post
Menkeu Purbaya: Pemerintah Tidak Akan Tambah Utang Terlalu Besar, Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi

Menkeu Purbaya: Pemerintah Tidak Akan Tambah Utang Terlalu Besar, Fokus pada Pertumbuhan Ekonomi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM PHOTOS

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

FOLLOW US

Currently Playing

RECOMMENDED NEWS

Gercep Lewat Layanan 110, Polisi Kembalikan Tas Berisi Jutaan Rupiah Milik Warga Jepara

Gercep Lewat Layanan 110, Polisi Kembalikan Tas Berisi Jutaan Rupiah Milik Warga Jepara

2 minggu ago
Pangdam IV Diponegoro dampingi Menko Pangan RI laksanakan Panen Raya Padi di Kabupaten Tegal

Pangdam IV Diponegoro dampingi Menko Pangan RI laksanakan Panen Raya Padi di Kabupaten Tegal

4 bulan ago
Polri Terjunkan 573 Personil Satgas OMPC Amankan Debat Pertama Cagub dan Cawagub Jateng di MCC Marina

Polri Terjunkan 573 Personil Satgas OMPC Amankan Debat Pertama Cagub dan Cawagub Jateng di MCC Marina

1 tahun ago
AMPB Kembali Datangi KPK, Pertanyakan Status Hukum Bupati Pati Sudewo di Kasus DJKA

AMPB Kembali Datangi KPK, Pertanyakan Status Hukum Bupati Pati Sudewo di Kasus DJKA

4 bulan ago

BROWSE BY CATEGORIES

  • Advetorial
  • Culture
  • Dinner
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Events
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jawa Tengah
  • Kisah Hidup
  • Kota Semarang
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • People
  • Peristiwa
  • Politik
  • Polri
  • TNI
  • Tokoh
  • Travel
  • Uncategorized

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 BINNEWS.ID | PT. ARDI MEDIA INDEPENDEN

No Result
View All Result
  • Kota Semarang
  • Jawa Tengah
  • Internasional
  • Polri
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Tokoh
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Serba-Serbi

© 2024 BINNEWS.ID | PT. ARDI MEDIA INDEPENDEN