Semarang, binnews.id – Sebuah bus Trans Semarang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan RM Hadi Soebeno, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jumat (26/9/2025) sore. Bus dengan nomor armada Koridor IV.015 itu diduga mengalami rem blong hingga menabrak ruko dan pagar masjid di pinggir jalan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.53 WIB ketika bus melaju dari arah Pasar Mijen menuju BSB City. Bus dalam kondisi tanpa penumpang karena sedang dalam masa uji coba usai menjalani perbaikan besar (turun mesin) selama dua minggu terakhir.
Menurut keterangan anggota Unit Laka Lantas Polsek Mijen, Aiptu Arief, bus kehilangan kendali setelah sistem pengereman diduga tidak berfungsi normal.
“Bus hilang kendali dan menabrak pagar masjid serta ruko di lokasi. Dua sepeda motor milik pegawai ruko juga ikut ringsek,” ujarnya dikutip dari laporan lapangan, Jumat sore (26/9).
Meski kecelakaan itu tampak dramatis, tidak ada korban jiwa maupun luka serius. Sopir dan teknisi yang berada di dalam bus selamat. Namun, kerusakan materiil terjadi pada bagian depan bus, pagar masjid, serta beberapa kendaraan di sekitar lokasi.
Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, menyatakan pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan. Ia memastikan evaluasi teknis segera dilakukan dan pihak operator akan bertanggung jawab penuh atas kerugian.
“Kami akan meminta pertanggungjawaban operator dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem kendaraan. Semua kerugian materiil akan diganti,” ujar Haris dalam keterangan resminya.
Haris menambahkan, kejadian ini menjadi bahan evaluasi agar setiap armada yang baru selesai perawatan besar benar-benar melalui uji teknis menyeluruh sebelum beroperasi. “Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden ini,” tambahnya.
Sementara itu, polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sopir serta mekanik yang berada di dalam bus. Hingga berita ini ditulis, bus sudah diamankan untuk pemeriksaan lanjutan oleh pihak operator dan BLU Trans Semarang.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kecelakaan, terutama terkait dugaan rem blong dan kondisi teknis kendaraan. Tidak ada laporan korban jiwa dari warga sekitar maupun pengguna jalan.
(Red)











