Semarang, binnews.id – Wali Kota Semarang, Agustin Wilujeng, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk mengalokasikan dana sekitar Rp280 miliar guna mendukung kegiatan halal bihalal pasca-Lebaran serta peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustus) tahun 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan saat merespons aspirasi masyarakat terkait penguatan fiskal daerah, jumat (20/2).
“Dana tersebut akan dibagi dua untuk halal bihalal setelah Lebaran dan peringatan 17 Agustus. Namun, pengeluarannya di bulan Maret bergantung pada kesiapan fiskal yang dicek oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” ujar Agustin Wilujeng.
Ia menjelaskan, perhitungan kesiapan fiskal saat ini masih dalam proses dan ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu hingga dua minggu ke depan. Pengumuman resmi terkait Belanja Umum Pemerintah (BUP) direncanakan disampaikan sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Data Pendapatan Pajak Terkini
Berdasarkan data per 23 Februari 2026, terdapat beberapa perkembangan pada sektor pendapatan daerah:
Pajak restoran tercatat sebagai penyumbang terbesar pendapatan daerah hingga hari ini, dengan capaian yang dinilai cukup signifikan.
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) belum optimal tertagih, mengingat Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) baru akan dirilis pada Maret 2026.
“Fiskal harus dijaga ketat. Jika kuat, dana pasti dikeluarkan. Pengumuman dalam kurun satu hingga dua minggu ke depan,” tegasnya.
Dorong Kemandirian Masyarakat
Selain itu, Wali Kota juga mendorong pemanfaatan dana swadaya di tingkat RT/RW, berkisar Rp20–25 juta per unit, untuk menyelesaikan persoalan skala kecil seperti perbaikan saluran air mikro.
“Selesaikan deret-deretan saluran kecil sedikit demi sedikit dari Rp20–25 juta. Untuk yang berskala besar, silakan diajukan ke pemerintah kota melalui mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Pemkot Semarang mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi melalui situs resmi Pemerintah Kota Semarang serta kanal pengaduan publik yang tersedia. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Semarang. (Red)











