Jakarta, binnews.id – Aparat kepolisian mengungkap kronologi pergerakan terduga pelaku sebelum terjadinya peristiwa yang melibatkan seorang korban di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, diduga terdapat empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor. Mereka diduga telah mengikuti pergerakan korban sejak berada di sejumlah titik di kawasan pusat ibu kota.
Sebelumnya, para terduga pelaku diduga sempat melintasi kawasan Monumen Nasional menuju wilayah Tugu Tani. Dari lokasi tersebut, mereka kemudian berputar ke arah Jalan Medan Merdeka Timur sebelum akhirnya bergerak menuju kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Setelah itu, para terduga pelaku diduga menuju SPBU Cikini Raya. Di lokasi tersebut, sekitar pukul 23.32 hingga 23.35 WIB, keberadaan para terduga pelaku diduga sempat terlihat berada di area SPBU.
Korban diketahui baru saja menghadiri kegiatan di kantor YLBHI. Namun korban tidak langsung menuju lokasi kejadian perkara dan sempat mengisi bahan bakar kendaraan di SPBU Cikini Raya. Saat itulah para terduga pelaku diduga terus mengikuti pergerakan korban.
Setelah meninggalkan SPBU, empat terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor tersebut diduga menunggu korban di depan KFC Cikini.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin, menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa tersebut melalui rekaman kamera pengawas di beberapa titik.
“Berdasarkan hasil penelusuran sementara, diduga ada empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor. Mereka terlihat mengikuti korban sejak keluar dari YLBHI hingga korban sempat mengisi bahan bakar di SPBU Cikini Raya,” ujar Wira kepada wartawan, senin (16/3).
Ia menambahkan, para terduga pelaku juga sempat terpantau berada di sekitar SPBU pada pukul 23.32 hingga 23.35 WIB sebelum kemudian menunggu korban di depan KFC Cikini.
“Seluruh rangkaian pergerakan tersebut masih kami dalami melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi di lapangan,” tambahnya.
Hingga kini, penyidik Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas para terduga pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut. (Red)











