ADVERTISEMENT
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
BIN NEWS
  • Kota Semarang
  • Jawa Tengah
  • Internasional
  • Polri
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Tokoh
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
BIN NEWS
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi dan Bisnis

Sritex Resmi Tutup, 10.669 Karyawan Kehilangan Pekerjaan di Momen Perpisahan Haru

Redaksi by Redaksi
02/03/2025
in Ekonomi dan Bisnis, Jawa Tengah, News
0
Sritex Resmi Tutup, 10.669 Karyawan Kehilangan Pekerjaan di Momen Perpisahan Haru

Sukoharjo – PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), perusahaan tekstil ternama di Asia Tenggara, resmi menghentikan operasionalnya pada 1 Maret 2025 setelah beroperasi selama 58 tahun. Penutupan ini terjadi akibat kondisi pailit yang tidak dapat dihindari, setelah perusahaan mengalami kesulitan keuangan selama beberapa tahun terakhir.

Related posts

Polres Kudus Salurkan Bantuan Sumur Bor, Warga Setrokalangan Kini Punya Akses Air Bersih

Polres Kudus Salurkan Bantuan Sumur Bor, Warga Setrokalangan Kini Punya Akses Air Bersih

19/09/2026
Polisi Telusuri Konten Remaja Bawa Sajam, 5 Orang di Kudus Diamankan

Polisi Telusuri Konten Remaja Bawa Sajam, 5 Orang di Kudus Diamankan

19/09/2026

Hari terakhir operasional, yang jatuh pada 28 Februari 2025, menjadi momen penuh haru bagi ribuan karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Di pabrik Sritex yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah, para pekerja berkumpul untuk saling berpamitan. Banyak di antara mereka yang menandatangani seragam kerja sebagai kenang-kenangan, sementara yang lain bernyanyi bersama mengenang perjalanan panjang mereka di perusahaan ini.

Keputusan pailit Sritex telah diperkuat oleh putusan Mahkamah Agung pada 21 Oktober 2024, setelah perusahaan gagal membayar utang dan tidak mampu bangkit dari krisis keuangan yang berlarut-larut. Akibatnya, sebanyak 10.669 karyawan harus kehilangan pekerjaan.

Penutupan ini menandai berakhirnya era kejayaan Sritex yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia dan pasar internasional. Kini, para mantan pekerja menghadapi tantangan baru dalam mencari pekerjaan di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh ketidakpastian.

Banyak pihak berharap adanya perhatian dari pemerintah dan dunia industri untuk membantu para mantan karyawan mendapatkan peluang kerja baru atau program pelatihan untuk beradaptasi dengan sektor lain.

Penutupan Sritex menjadi pengingat bahwa industri manufaktur di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam persaingan global dan ketidakstabilan ekonomi.

(Hrd)

Previous Post

Sidang Isbat Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H, Kemenag Gunakan Metode Hisab dan Rukyatul Hilal

Next Post

Kisah “Kampung Mati” Cigerut Kulon: Terisolasi Akibat Longsor, Segelintir Warga Masih Bertahan

Related Posts

Polres Kudus Salurkan Bantuan Sumur Bor, Warga Setrokalangan Kini Punya Akses Air Bersih
Jawa Tengah

Polres Kudus Salurkan Bantuan Sumur Bor, Warga Setrokalangan Kini Punya Akses Air Bersih

19/09/2026
Polisi Telusuri Konten Remaja Bawa Sajam, 5 Orang di Kudus Diamankan
Jawa Tengah

Polisi Telusuri Konten Remaja Bawa Sajam, 5 Orang di Kudus Diamankan

19/09/2026
Polres Demak Ungkap 8 Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Amankan 8 Tersangka
Jawa Tengah

Polres Demak Ungkap 8 Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Amankan 8 Tersangka

18/09/2026
Jumat Berkah Tim Sparta Polresta Surakarta, 150 Kotak Makanan Dibagikan untuk Warga yang Membutuhkan
Jawa Tengah

Jumat Berkah Tim Sparta Polresta Surakarta, 150 Kotak Makanan Dibagikan untuk Warga yang Membutuhkan

18/09/2026
Respons Program Kapolda Jateng, Polres Brebes Dampingi Dua Balita Penderita CTEV Jalani Pengobatan
Jawa Tengah

Respons Program Kapolda Jateng, Polres Brebes Dampingi Dua Balita Penderita CTEV Jalani Pengobatan

18/09/2026
Nekat Curi 2,5 Kg Cabai, Seorang Pemuda Diamankan Polsek Bandongan
Jawa Tengah

Nekat Curi 2,5 Kg Cabai, Seorang Pemuda Diamankan Polsek Bandongan

18/09/2026
Next Post
Kisah “Kampung Mati” Cigerut Kulon: Terisolasi Akibat Longsor, Segelintir Warga Masih Bertahan

Kisah "Kampung Mati" Cigerut Kulon: Terisolasi Akibat Longsor, Segelintir Warga Masih Bertahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM PHOTOS

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

FOLLOW US

Currently Playing

RECOMMENDED NEWS

Kapolres Kendal Berganti, AKBP Ratna Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Sinergi

Kapolres Kendal Berganti, AKBP Ratna Siap Lanjutkan Program dan Perkuat Sinergi

2 bulan ago
Kemendagri Dorong Pemda Wajib Gunakan SIPD RI Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

Kemendagri Dorong Pemda Wajib Gunakan SIPD RI Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

2 tahun ago
Polda Jateng Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Tol Solo-Jogja untuk Kelancaran Arus Mudik

Polda Jateng Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Tol Solo-Jogja untuk Kelancaran Arus Mudik

1 tahun ago
Kasatlantas Polrestabes Semarang Sampaikan Ucapan Peringatan Isra Mi’raj 27 Rajab 1446 H

Kasatlantas Polrestabes Semarang Sampaikan Ucapan Peringatan Isra Mi’raj 27 Rajab 1446 H

2 tahun ago

BROWSE BY CATEGORIES

  • Advetorial
  • Culture
  • Dinner
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Events
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jawa Tengah
  • Kisah Hidup
  • Kota Semarang
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • People
  • Peristiwa
  • Politik
  • Polri
  • TNI
  • Tokoh
  • Travel
  • Uncategorized

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 BINNEWS.ID | PT. ARDI MEDIA INDEPENDEN

No Result
View All Result
  • Kota Semarang
  • Jawa Tengah
  • Internasional
  • Polri
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Tokoh
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Serba-Serbi

© 2024 BINNEWS.ID | PT. ARDI MEDIA INDEPENDEN