Pati, binnews.id – Setelah video viral pengeroyokan terhadap Teguh Istiyanto, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), oleh massa pendukung Bupati Pati Sudewo, beredar luas di media sosial, gelombang dukungan dari masyarakat Pati langsung mengalir.
Sejak siang hari, ratusan warga Pati berdatangan ke depan kantor DPRD Kabupaten Pati untuk memberikan dukungan moral dan mengawal Teguh, Botok, serta rekan-rekan AMPB yang masih berada di dalam gedung dewan mengikuti rapat Pansus Hak Angket.
Warga menilai tindakan pengeroyokan itu merupakan bentuk arogansi dan intimidasi politik terhadap suara rakyat. Mereka menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas secara hukum.
“Kami datang untuk mendukung dan mengawal para tokoh AMPB. Tindakan kekerasan yang dilakukan massa pendukung Sudewo sangat memalukan dan mencederai demokrasi. Pelaku harus diproses hukum secepatnya,” ujar salah satu warga di lokasi.
Semakin sore, jumlah massa pendukung AMPB terus bertambah. Mereka berkumpul di Posko Masyarakat Pati Bersatu yang berada di depan Pendopo Alun-Alun Pati. Warga berkomitmen mengawal kasus ini dan menuntut penegakan hukum tanpa pandang bulu.
Ketegangan sempat meningkat sekitar pukul 14.40 WIB, ketika seorang pria yang diduga pendukung Bupati Sudewo datang ke posko AMPB dengan mengendarai sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis sangkur.
Massa di posko segera mengamankan pria tersebut dan menyerahkannya ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum.
“Pelaku yang membawa sangkur sudah kami amankan dan langsung kami serahkan ke polisi. Kalau tidak segera diproses, urusannya bisa semakin besar,” tegas salah satu tokoh AMPB, kamis (2/10).
Masyarakat berharap kepolisian segera menindak tegas semua pelaku pengeroyokan dan provokasi bersenjata yang mengancam ketertiban umum. Mereka menegaskan bahwa Pati adalah daerah damai dan tidak boleh diwarnai intimidasi politik atau kekerasan massa.
(Red)











