Banjarnegara, binnews.id – Peristiwa tanah longsor mengguncang kawasan Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara pada sore hari (Minggu, 16 November 2025). Hujan deras yang berlangsung dalam waktu lama diduga menjadi pemicu runtuhnya tebing yang kemudian menimpa permukiman warga.
Kronologi & Situasi Terkini
Menurut laporan awal, longsor terjadi di lereng bukit dengan kemiringan dan kondisi tanah yang labil. Titik tertimpa berada di RT 1–4, RW 3, Dusun Situkung.
Hingga malam ini:
Sekitar 20 unit rumah dilaporkan terdampak oleh material longsor.
Satu warga atas nama Klewih (40 tahun) dinyatakan meninggal dunia.
Dua orang warga disebut masih terjebak di reruntuhan dan proses evakuasi masih berlangsung.
Ratusan jiwa warga mengungsi ke lokasi aman; data awal pengungsi mencapai sekitar 221 jiwa dalam laporan pertama.
Potensi longsor susulan tetap tinggi mengingat kondisi cuaca yang belum membaik dan tebing yang masih labil.
Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Banjarnegara, TNI/Polri, relawan, serta perangkat desa telah diterjunkan ke lokasi untuk evakuasi, penyisiran korban, dan penanganan pengungsi. Pos pengungsian dan dapur umum didirikan untuk menampung warga terdampak.
Evakuasi dan pemetaan kerusakan masih berjalan, dan pendataan resmi kerusakan rumah, korban jiwa, serta kerugian material masih belum selesai.
“Tim kami saat ini telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi, pendataan dan koordinasi lintas sektor. Kami imbau warga untuk tetap di lokasi aman hingga kondisi tanah tebing dinyatakan stabil.” ucap Aji Piluroso, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjarnegara, minggu (16/11).
Pemerintah daerah mengimbau warga yang tinggal di lokasi lereng dan area rawan longsor untuk segera mengungsi dan tidak kembali ke rumah hingga dinyatakan aman. Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan dan ikut mematuhi arahan otoritas setempat.
Beberapa kebutuhan mendesak di lokasi bencana telah diidentifikasi, seperti selimut, matras, air mineral, hygiene kit, serta alat komunikasi dan logistik lainnya untuk posko darurat.
(Red)











