Semarang, binnews.id — Sebuah truk bermuatan minyak goreng kemasan bernomor polisi T 8471 ZG terguling di tanjakan Silayur, tepat di depan SMPN 16 Kota Semarang, Jalan Prof. Hamka, pada Sabtu (29/11/2025). Insiden tunggal ini menutup sebagian badan jalan dan menyebabkan kemacetan panjang, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kronologi Kejadian
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.50–11.00 WIB, saat truk melaju dari bawah tanjakan menuju arah BSB/Boja. Saat menanjak, truk diduga kehilangan tenaga akibat kesalahan pemilihan gigi, sehingga tidak kuat menanjak di ruas yang cukup curam tersebut.
Akibat kehilangan tenaga, truk kemudian meluncur mundur dan menabrak tiang di sisi jalan. Benturan tersebut membuat truk terguling ke lajur kanan, sementara muatan minyak goreng kemasan berserakan di badan jalan.
Kondisi Sopir dan Kerugian
Sopir dan kernet berhasil keluar dari kabin dalam keadaan selamat. Tidak ada kendaraan lain yang terdampak langsung saat insiden terjadi. Kejadian ini hanya menyebabkan kerugian material, tanpa korban jiwa.
Dampak Terhadap Lalu Lintas
Posisi truk yang melintang di lajur kanan membuat arus lalu lintas tersendat. Antrean kendaraan dilaporkan mengular dari titik kejadian hingga mendekati Pasar Ngaliyan, bahkan disebut mencapai kawasan Kampus 3 UIN Walisongo.
Warga sekitar bersama sejumlah pengemudi ojek online membantu memindahkan kardus-kardus minyak ke tepi jalan untuk membuka ruang lajur kiri, sehingga sepeda motor dan sebagian mobil tetap dapat melintas secara terbatas.
Penanganan dan Keterangan Polisi
Petugas lalu lintas Polsek Ngaliyan tiba di lokasi untuk mengatur arus kendaraan, termasuk menerapkan sistem contraflow, sambil menunggu mobil derek mengevakuasi truk.
Kanit Lantas Polsek Ngaliyan AKP Sujid Riyanto menjelaskan bahwa penyebab awal kecelakaan diduga karena sopir terlambat menurunkan gigi, sehingga truk kehilangan tenaga di tanjakan. Dugaan rem blong yang sempat disebut warga dikoreksi dan dinyatakan bukan faktor utama insiden.
(Red)











