Semarang, binnews.id – Kebakaran melanda rumah sekaligus warung kelontong di Jalan Dr. Wahidin No. 94, RT 04 RW 01, Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Sabtu (1/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang lanjut usia meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Wahyono (94), pemilik rumah. Ia meninggal dunia akibat luka bakar berat sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan warga, kebakaran bermula saat terdengar teriakan minta tolong dari dalam rumah. Tak lama kemudian, asap putih terlihat keluar dari bangunan dua lantai yang berada di kawasan permukiman padat dan berdekatan dengan minimarket.
Menantu korban, Rijono Subroto (63), berupaya mengevakuasi korban ke bagian depan rumah. Namun kondisi korban saat itu sudah mengalami luka bakar serius.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi sebelum sempat dibawa ke RSUP Dr. Kariadi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Sampang Tifa Marto Wibowo, menyatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung mengirimkan unit terdekat. Total enam unit mobil pemadam dikerahkan untuk penanganan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga api benar-benar dapat dikendalikan. Sekitar 90 persen bangunan rumah dan isi warung dilaporkan terbakar.
“Untuk dugaan penyebab, masih dalam tahap penyelidikan bersama kepolisian. Kami belum bisa memastikan sumber api sebelum hasil olah TKP keluar,” tambahnya.
Pihak kepolisian dari Polrestabes Semarang menyatakan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Dugaan sementara mengarah pada kelalaian, namun kami masih mendalami kemungkinan lain, termasuk faktor instalasi listrik. Hasil resmi akan disampaikan setelah proses penyelidikan selesai,” ujar perwakilan kepolisian di lokasi.
Polisi juga memastikan tidak ada indikasi unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut berdasarkan temuan awal.
Selain satu korban jiwa, tidak ada korban lain dalam peristiwa ini. Anggota keluarga korban dilaporkan selamat tanpa luka serius.
Selama proses pemadaman berlangsung, warga sekitar sempat dievakuasi untuk mencegah risiko meluasnya api. Arus lalu lintas di kawasan Jalan Dr. Wahidin mengalami kepadatan sementara akibat aktivitas pemadaman dan kerumunan warga.
Pihak keluarga kini tengah mengurus proses pemulasaraan jenazah serta administrasi lanjutan.











