ADVERTISEMENT
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
BIN NEWS
  • Kota Semarang
  • Jawa Tengah
  • Internasional
  • Polri
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Tokoh
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
BIN NEWS
ADVERTISEMENT
Home Kota Semarang

Warga Gombel Lama Desak Ganti Untung, Kerusakan Rumah Diduga Akibat Proyek Pakuwon, FAR Siapkan Gugatan Berlapis

Redaksi by Redaksi
07/08/2026
in Kota Semarang
0
Warga Gombel Lama Desak Ganti Untung, Kerusakan Rumah Diduga Akibat Proyek Pakuwon, FAR Siapkan Gugatan Berlapis

Semarang – Protes warga terhadap aktivitas pembangunan proyek yang dikaitkan dengan PT Pakuwon di kawasan Gombel Lama, RT 06 RW 05, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, terus menguat. Warga mengaku mengalami kerusakan rumah yang mereka duga berkaitan dengan aktivitas konstruksi, sementara penyelesaian yang diharapkan hingga kini dinilai belum memberikan kepastian.

Sedikitnya 19 rumah telah didata mengalami kerusakan. Keluhan warga beragam, mulai dari dinding retak, lantai amblas dan bergelombang, kusen bergeser, hingga debu dan kebisingan yang disebut mengganggu kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.

Related posts

Mohon Turun Hujan, Lapas Semarang Laksanakan Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama

Mohon Turun Hujan, Lapas Semarang Laksanakan Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama

18/09/2026
Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Pamen Berprestasi dalam Lomba Menembak dan Renmil

Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Pamen Berprestasi dalam Lomba Menembak dan Renmil

18/09/2026

Imam Sutono, warga yang telah menetap di kawasan tersebut sejak 1972, mengatakan kerusakan mulai muncul setelah pekerjaan pengeboran proyek dilakukan.

“Kalau dulu hanya retak rambut. Tapi setelah pekerjaan pengeboran dimulai, dampaknya luar biasa. Dinding rumah retak lebar, lantai ada yang amblas, kusen menjadi miring, bahkan celah retaknya bisa dimasuki jari,” ujarnya.

Menurut Imam, getaran paling kuat terjadi ketika alat bor menghantam lapisan batu.

“Kalau gelas diisi air, airnya bergoyang. Kaca rumah juga bergetar. Itu terjadi berulang-ulang selama pekerjaan berlangsung,” katanya, jumat (7/8).

Kesaksian serupa disampaikan Parjana. Ia mengaku rumah yang ditempatinya mengalami kerusakan cukup parah sejak aktivitas pembangunan berlangsung. Menurutnya, dinding rumah pecah hingga celah retakannya dapat dimasuki jari, sementara lantai rumah pecah, terangkat, dan bergelombang.

Tak hanya itu, Parjana juga mengaku mengalami gangguan kesehatan. Ia mengatakan matanya terus mengalami iritasi dan berair yang diduga dipicu debu dari aktivitas proyek. Meski demikian, dugaan keterkaitan antara keluhan kesehatan tersebut dengan aktivitas pembangunan masih memerlukan pembuktian secara medis maupun dari instansi yang berwenang.

Warga menilai kerusakan yang terjadi bukan lagi sekadar persoalan estetika bangunan, melainkan telah menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan penghuni rumah. Karena itu, sebagian besar warga meminta penyelesaian melalui mekanisme ganti untung, yakni rumah mereka dibeli oleh pengembang, bukan sekadar diperbaiki.

Di sisi lain, Forum Advokasi Rakyat (FAR) mulai menyiapkan langkah hukum. Koordinator FAR, Eko Hariyanto, mengatakan pihaknya tengah menyusun gugatan kelompok (class action) bersama tim advokat dan paralegal setelah seluruh data kerugian warga selesai diverifikasi.

“Kami ingin memastikan hak-hak warga diperjuangkan melalui mekanisme hukum yang memiliki dasar kuat. Karena itu gugatan kelompok sedang kami siapkan,” katanya.

Selain gugatan perdata, FAR juga akan mengkaji kemungkinan ditempuhnya citizen lawsuit serta menelusuri kepatuhan proyek terhadap ketentuan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Sekretaris Jenderal FAR, Jhon Arie, mengatakan pihaknya akan meneliti dokumen perizinan lingkungan, termasuk kesesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup, maka persoalan ini dapat menjadi objek penegakan hukum pidana lingkungan,” ujarnya.

FAR juga menyatakan akan mengkaji proses penerbitan dokumen tata ruang maupun perizinan pembangunan yang berkaitan dengan proyek tersebut serta meminta pemerintah melakukan pengawasan secara transparan.

Di tengah meningkatnya keresahan warga, muncul pertanyaan mengenai hasil pengawasan pemerintah terhadap pelaksanaan proyek tersebut, termasuk apakah pemantauan terhadap dampak getaran, kebisingan, debu, maupun potensi kerusakan bangunan warga telah dilakukan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pihak Pakuwon maupun Pemerintah Kota Semarang belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga dan rencana langkah hukum yang disampaikan FAR. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pengembang dan instansi terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik. (Hrd)

Tags: Gombel lamaKota semarangProyek pakuwon
Previous Post

Satu Minggu Jelang Penutupan, Satgas TMMD Ormas dan Warga Kejar Waktu Demi Tuntaskan Sasaran Fisik

Next Post

Kasdam IV/Diponegoro Terima Paparan Kesiapan Evaluasi Progjagar dan Rangkaian HUT RI, TNI, serta Kodam

Related Posts

Mohon Turun Hujan, Lapas Semarang Laksanakan Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama
Kota Semarang

Mohon Turun Hujan, Lapas Semarang Laksanakan Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama

18/09/2026
Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Pamen Berprestasi dalam Lomba Menembak dan Renmil
Kota Semarang

Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Pamen Berprestasi dalam Lomba Menembak dan Renmil

18/09/2026
Sinergi Lintas Instansi Diperkuat, Pelayanan dan Kesejahteraan Veteran Jadi Perhatian
Kota Semarang

Sinergi Lintas Instansi Diperkuat, Pelayanan dan Kesejahteraan Veteran Jadi Perhatian

17/09/2026
Kebakaran Lahan Kosong di Komplek POJ Semarang Barat, Polisi Periksa Lima Orang Berstatus Saksi
Kota Semarang

Kebakaran Lahan Kosong di Komplek POJ Semarang Barat, Polisi Periksa Lima Orang Berstatus Saksi

17/09/2026
Polda Jateng Tuntaskan Penyidikan Sindikat Pig Butchering Rp41 Miliar, 38 Tersangka Tahap II
Kota Semarang

Polda Jateng Tuntaskan Penyidikan Sindikat Pig Butchering Rp41 Miliar, 38 Tersangka Tahap II

17/09/2026
Kasdam IV/Diponegoro Tekankan Disiplin, Kesiapan dan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Upacara 17-an
Kota Semarang

Kasdam IV/Diponegoro Tekankan Disiplin, Kesiapan dan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Upacara 17-an

17/09/2026
Next Post
Kasdam IV/Diponegoro Terima Paparan Kesiapan Evaluasi Progjagar dan Rangkaian HUT RI, TNI, serta Kodam

Kasdam IV/Diponegoro Terima Paparan Kesiapan Evaluasi Progjagar dan Rangkaian HUT RI, TNI, serta Kodam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM PHOTOS

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

FOLLOW US

Currently Playing

RECOMMENDED NEWS

Dirut PT Cahaya Wisata Transportasi Ditetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Tol Krapyak

Dirut PT Cahaya Wisata Transportasi Ditetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Tol Krapyak

7 bulan ago
Kades Hoho Alkaf Diperiksa Hampir 3 Jam, Polisi Kumpulkan Alat Bukti

Kades Hoho Alkaf Diperiksa Hampir 3 Jam, Polisi Kumpulkan Alat Bukti

6 bulan ago
Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Kesiapan Satuan Yon TP dan Brigif 43/Muria

Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Kesiapan Satuan Yon TP dan Brigif 43/Muria

5 bulan ago
Dugaan Pelanggaran Proses Lelang Menguat, PBJ dan KPA Disorot Tidak Sinkron

Dugaan Pelanggaran Proses Lelang Menguat, PBJ dan KPA Disorot Tidak Sinkron

10 bulan ago

BROWSE BY CATEGORIES

  • Advetorial
  • Culture
  • Dinner
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Events
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jawa Tengah
  • Kisah Hidup
  • Kota Semarang
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • People
  • Peristiwa
  • Politik
  • Polri
  • TNI
  • Tokoh
  • Travel
  • Uncategorized

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 BINNEWS.ID | PT. ARDI MEDIA INDEPENDEN

No Result
View All Result
  • Kota Semarang
  • Jawa Tengah
  • Internasional
  • Polri
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Tokoh
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Serba-Serbi

© 2024 BINNEWS.ID | PT. ARDI MEDIA INDEPENDEN