ADVERTISEMENT
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
BIN NEWS
  • Kota Semarang
  • Jawa Tengah
  • Internasional
  • Polri
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Tokoh
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
BIN NEWS
ADVERTISEMENT
Home Kota Semarang

Data Desil Dipersoalkan, DPRD Semarang Dorong Validasi dan Verifikasi Berbasis Fakta

Redaksi by Redaksi
15/09/2026
in Kota Semarang
0
Data Desil Dipersoalkan, DPRD Semarang Dorong Validasi dan Verifikasi Berbasis Fakta

Semarang, binnews.id — Validitas data desil rumah tangga menjadi perhatian DPRD Kota Semarang menyusul masih adanya keluhan masyarakat mengenai status desil yang dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi sosial ekonomi warga.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyoe Winarto, SH, mengatakan data desil perlu terus dievaluasi dan diperbarui berdasarkan kondisi faktual. Namun, perubahan data juga harus dilakukan melalui mekanisme verifikasi yang sesuai dengan ketentuan.

Related posts

Mohon Turun Hujan, Lapas Semarang Laksanakan Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama

Mohon Turun Hujan, Lapas Semarang Laksanakan Shalat Istisqa’ dan Doa Bersama

18/09/2026
Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Pamen Berprestasi dalam Lomba Menembak dan Renmil

Pangdam IV/Diponegoro Apresiasi Pamen Berprestasi dalam Lomba Menembak dan Renmil

18/09/2026

Hal tersebut disampaikan Wahyoe seusai mengikuti Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang bertema “Menguji Validitas Desil Rumah Tangga Masyarakat Kota Semarang” yang digelar di Hotel Quest, Jalan Plampitan No. 37-39, Bangunharjo, Kota Semarang, Selasa (15/9/2026).

Menurut Wahyoe, keluhan mengenai status desil cukup sering diterima anggota DPRD, termasuk ketika melakukan kegiatan reses dan turun langsung ke masyarakat.

“Tadi disampaikan dari BPS dan Dinas Sosial, data itu memang bisa dievaluasi kalau memang salah. Tetapi masyarakat juga harus tahu bahwa penentuan desil ini banyak variabelnya. Ada 39 variabel penentuan desil,” ujar Wahyoe yang akrab disapa Liluk.

Ia menegaskan, adanya keluhan dari masyarakat tidak secara otomatis berarti data yang tercatat keliru. Setiap pengajuan perubahan tetap harus diperiksa berdasarkan kondisi dan data yang dapat diverifikasi.

“Kalau merubah juga harus valid. Tidak serta-merta dirubah, itu tidak bisa,” tegasnya.

Keluhan Warga Perlu Ditindaklanjuti

Wahyoe menilai, masyarakat perlu memperoleh informasi yang jelas mengenai bagaimana desil ditentukan serta prosedur yang dapat ditempuh apabila terdapat ketidaksesuaian antara data dengan kondisi sebenarnya.

Ia mengatakan, informasi mengenai mekanisme pemutakhiran data tersebut akan menjadi bahan untuk disampaikan kembali kepada masyarakat ketika anggota DPRD melakukan reses maupun kunjungan lapangan.

“Penyampaian perubahan desil ini ketika kita reses, kita turun ke lapangan, hampir setiap saat ada pengaduan. Informasi tadi diberikan nanti kita sampaikan bahwa itu bisa dirubah, ada jalurnya dan itu akan disurvei kembali,” ujarnya.

Menurut Wahyoe, pemutakhiran data juga perlu memperhatikan kondisi masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus, termasuk warga dengan penyakit kronis maupun penyandang disabilitas, sesuai mekanisme dan kriteria yang berlaku.

Ia menilai akurasi data penting karena data sosial ekonomi menjadi salah satu dasar dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah. Ketidaksesuaian data dapat menjadi persoalan apabila tidak segera ditindaklanjuti melalui mekanisme yang tepat.

Karena itu, masyarakat yang merasa kondisi sosial ekonominya tidak tercermin dalam data perlu mengetahui saluran resmi untuk menyampaikan keberatan atau mengajukan pembaruan data.

Di sisi lain, proses koreksi juga harus dilakukan secara objektif. Pengajuan perubahan perlu didukung informasi yang benar dan diverifikasi sehingga pembaruan data tidak hanya berdasarkan klaim, tetapi benar-benar menggambarkan kondisi rumah tangga yang bersangkutan.

Penentuan Desil Berada di Tingkat Pemerintah Pusat

Terkait kemungkinan Pemerintah Kota Semarang atau DPRD membuat aturan tersendiri mengenai penentuan desil, Wahyoe menjelaskan bahwa kewenangan penentuan tersebut berada pada pemerintah pusat.

“Penentunya pusat. Kita tidak bisa,” katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah dan DPRD tetap memiliki ruang untuk membantu masyarakat melalui fungsi pengawasan, menampung aspirasi, memfasilitasi pengaduan, serta memastikan informasi mengenai mekanisme pemutakhiran data dapat diterima masyarakat.

Wahyoe berharap proses validasi dan verifikasi data dilakukan secara akurat dan transparan sehingga data yang digunakan dalam program pemerintah dapat semakin sesuai dengan kondisi masyarakat.

Dengan demikian, persoalan desil tidak berhenti pada angka dalam sistem, tetapi menjadi bagian dari upaya memastikan kebijakan dan program bantuan pemerintah berjalan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

BINNEWS — BERITA CEPAT, DATA AKURAT

Tags: Bantuan sosialData desilDprd kota semarangKota semarangValidasi dataWakil ketua dprd kota semarang
Previous Post

Polres Demak Latih Personel Tangani Komplain Secara Humanis

Next Post

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Distrik Yamor

Next Post
Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Distrik Yamor

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Distrik Yamor

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INSTAGRAM PHOTOS

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

FOLLOW US

Currently Playing

RECOMMENDED NEWS

Modus Pura-Pura Pinjam Mobil Saat Salat Jumat, Pria di Banjarnegara Kutil Emas dan Uang Kerugian Capai Rp 46 Juta

Modus Pura-Pura Pinjam Mobil Saat Salat Jumat, Pria di Banjarnegara Kutil Emas dan Uang Kerugian Capai Rp 46 Juta

3 minggu ago
Parjo Resmi Gelar Soft Opening, Awali dengan Doa Bersama dan Santunan 40 Anak Yatim

Parjo Resmi Gelar Soft Opening, Awali dengan Doa Bersama dan Santunan 40 Anak Yatim

3 bulan ago
Tak Sampai 24 Jam, Tim SAR Gabungan Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Pangkep

Tak Sampai 24 Jam, Tim SAR Gabungan Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Pangkep

8 bulan ago
Gerimis Menyapa Semarang, Sejuk Setelah Kemarau Panjang

Gerimis Menyapa Semarang, Sejuk Setelah Kemarau Panjang

1 minggu ago

BROWSE BY CATEGORIES

  • Advetorial
  • Culture
  • Dinner
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Events
  • Headline
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jawa Tengah
  • Kisah Hidup
  • Kota Semarang
  • National
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • People
  • Peristiwa
  • Politik
  • Polri
  • TNI
  • Tokoh
  • Travel
  • Uncategorized

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H.

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2024 BINNEWS.ID | PT. ARDI MEDIA INDEPENDEN

No Result
View All Result
  • Kota Semarang
  • Jawa Tengah
  • Internasional
  • Polri
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Tokoh
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Olahraga
  • Opini
  • Serba-Serbi

© 2024 BINNEWS.ID | PT. ARDI MEDIA INDEPENDEN