Semarang, binnews.id — Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang pada Selasa malam (9/9) memicu longsor talut di kawasan Karanganyar Gunung Legok, Kecamatan Candisari. Material longsor dari pondasi bekas pabrik es kristal menutup aliran sungai, sehingga air meluap dan merendam empat rumah warga.
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P. Martanto, menyatakan tim tanggap darurat langsung diturunkan ke lokasi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pabrik dan kelurahan. Evakuasi warga terdampak, distribusi logistik, dan pembersihan material longsor dengan alat berat sedang dilakukan,” ujarnya, rabu (10/9).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sembilan kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi. Pihak pabrik menyatakan siap bertanggung jawab dengan menyediakan tempat tinggal sementara dan kebutuhan logistik dasar bagi warga terdampak.
BPBD mencatat hingga 10 September 2025, belum ada laporan bencana besar lain di Kota Semarang. Meski begitu, masyarakat diminta tetap waspada karena intensitas hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
(red)











