Semarang, binnews.id – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Anindyaguna Semarang menggelar kegiatan Bazar UMKM Spesial Ramadan 1447 H di kawasan Pedurungan Kidul, Kota Semarang. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara BEM STIE Anindyaguna, Paguyuban UMKM, Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia Jawa Tengah, serta warga Kelurahan Pedurungan Kidul.
Bazar tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua BEM STIE Anindyaguna, Ferdi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi puluhan pelaku usaha lokal untuk memasarkan berbagai produk unggulan, mulai dari aneka kuliner khas berbuka puasa (takjil), kerajinan tangan, hingga kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Kolaborasi Lintas Sektor
Ketua BEM STIE Anindyaguna, Ferdi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Ramadan kami jadikan momentum kebangkitan bagi UMKM lokal. Dengan menggandeng PWDPI Jawa Tengah sebagai mitra publikasi serta warga Pedurungan Kidul sebagai tuan rumah, kami berharap tercipta ekosistem ekonomi yang saling mendukung,” ujarnya, minggu (9/3).
Selain menjadi tempat transaksi bagi pelaku UMKM dan masyarakat, bazar ini juga menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung, di antaranya:
- Pasar Murah Ramadan, berupa penyediaan paket sembako dengan harga subsidi bagi warga.
- Display Produk Unggulan UMKM, menampilkan berbagai produk kreatif dari paguyuban UMKM setempat.
- Panggung Hiburan dan Religi, yang diisi penampilan seni dari mahasiswa serta warga sekitar untuk menyemarakkan suasana ngabuburit.
- Edukasi Literasi Keuangan, berupa pendampingan singkat dari mahasiswa STIE Anindyaguna kepada pelaku UMKM terkait pengelolaan keuangan sederhana.
Dukungan Media dan Masyarakat
Perwakilan Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia Jawa Tengah, Danarsih, menegaskan bahwa peran media memiliki fungsi penting dalam memperkenalkan potensi UMKM kepada masyarakat yang lebih luas.
“Media memiliki peran strategis dalam mengangkat potensi UMKM agar lebih dikenal masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Pedurungan Kidul menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu menghidupkan suasana lingkungan selama Ramadan sekaligus membantu meningkatkan perekonomian warga.
Kegiatan Bazar UMKM Spesial Ramadan 1447 H ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi positif antara kalangan akademisi, organisasi profesi, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Semarang. (Hrd)











